Saat Cemburu….

cemburuTerima kasih Anda meluangkan waktu untuk mampir dalam postingan ini. Tidak tahu alasan Anda bisa sampai disini. Apapun itu terima kasih. Thank.

Bisa saja Anda merupakan seseorang yang sangat cuek. Tidak terlalu peka dengan keadaan sekitar. Bahkan tidak terlalu peduli dengan keadaan orang sekitar. bahkan kepada orang terdekat Anda. Bisa saja demikian.  Namun pasti adakalanya Anda merasakan beberapa perasaan berikut :

-Ada perasaan sebel saat orang terdekat Anda lebih sibuk dengan smart phonenya

– Ada perasaan “Gimana” gitu saat orang terdekat Anda lebih sibuk diluar rumah daripada di dalam rumah.

– Ada perasaan “Ehem” saat orang terdekat Anda lebih ENJOY dengan pekerjaannya daripada bersama ANDA.

– Ada perasaan “…….” saat orang terdekat Anda lebih nyaman berkomunikasi dengan orang lain daripada Anda.

– Ada perasaan “…….” Saat orang terdekat Anda lebih ENJOY dengan orang lain dari pada bersama dengan Anda.

– Bahasa yang lebih fullgarlah…. Bagaimana perasaan Anda saat Orang yang Anda sayangi lebih sayang sama orang lain….hua… hua….

Mungkin momen-momen inilah yang disebut “SAAT CEMBURU”…..

Cemburu boleh kok.

Dari Anas bin Malik ra, ia menceritakan bahwa Nabi SAW pernah berada di sisi salah seorang istrinya, ke mudian seseorang dari mereka me ngirim kan satu mangkuk makanan. Lalu, istri Nabi yang berada di rumahnya memukul tangan Rasulullah sehingga mangkuk itu jatuh dan pecah. Maka, Nabi pun mengambil dan mengumpulkan makanan di dalamnya. Beliau berkata kepada salah satu anaknya, “Ibumu cemburu, makanlah.” (HR Bukhari, Ahmad, Nasai, dan Ibn Majah).

Dalam kisah yang lain :

‘Saad bin Ubadah radhiallahu ‘anhu berkata, Sekiranya aku melihat seorang laki-laki bersama dengan isteriku, niscaya akan kutebas ia dengan pedang,’ ucapan itu akhirnya sampai kepada Rasulullah. Lalu beliau shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Apakah kalian merasa heran terhadap kecemburuan Saad’ Demi Allah, aku lebih cemburu daripadanya, dan Allah lebih cemburu daripadaku.’

Ada rasa sayang, cinta, benci, pahit, sedih, CEMBURU. dll. Karena hidup ada banyak rasa….

cemburulah wahai para sahabat, dengan kecemburuan yang membahagiakan pasangan, dan menampakkan ketulusan cintamu kepadanya! Tetapi hindarilah kecemburuan yang merusak dan menghancurkan keluargamu. Cemburulah demi memelihara harga diri dan kehormatan pasangan. Dan lebih utama lagi, cemburu untuk membela agama Allah.

Salam Star….

Widayanto Bintang | 75A288BD

 

 

 

 

Comments (1)
  1. sirius June 20, 2015

Leave a Reply to sirius Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.